BEAN CENDIKIA: Jurnal Ilmu Pendidikan
https://journal.beaninstitute.id/index.php/beandikia
<p><strong>DESKRIPSI JURNAL<br /></strong></p> <p><strong>BEAN CENDIKIA : Jurnal Ilmu Pendidikan</strong> merupakan sebuah Jurnal Nasional dalam bidang ilmu Kependidikan dengan frekuensi terbit dua kali setahun, yaitu pada bulan <strong>Mei dan Desember.</strong></p> <p>Bean Cendikia mempublikasikan karya ilmiah terbaik berdasarkan proses seleksi di bidang Kependidikan yang berfokus pada penerbitan makalah berkualitas. Artikel yang diserahkan akan ditinjau oleh komite teknis Jurnal. Semua artikel yang dikirimkan harus berupa laporan asli atau hasil kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya, eksperimental atau teoritis, dan akan diulas oleh mitra bestari. Artikel yang dikirim ke jurnal Bean Cendikia tidak boleh dipublikasikan di tempat lain. Naskah harus mengikuti pedoman penulis yang disediakan oleh Bean Cendikia dan harus ditinjau dan disunting. Bean Cendikia diterbitkan oleh <strong>PT. Media Inovatif Kreatif Bangsa</strong>, sebuah Lembaga Penelitian di Medan, Sumatera Utara, Indonesia.</p>en-USBEAN CENDIKIA: Jurnal Ilmu PendidikanPengaruh Ketersediaan Sumber Belajar dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS
https://journal.beaninstitute.id/index.php/beandikia/article/view/103
<p style="margin: 0cm; text-align: justify; line-height: 115%;"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketersediaan sumber belajar dan minat belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas VIII di UPTD SMP Negeri 10 Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 83 siswa yang dipilih menggunakan teknik <em>stratified random sampling</em>. Instrumen penelitian berupa angket yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada variabel ketersediaan sumber belajar dan minat belajar dinyatakan valid karena memiliki nilai <em>r</em> hitung > <em>r</em> tabel (0,361). Sementara itu, hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh variabel memiliki nilai Cronbach’s Alpha lebih dari 0,6, sehingga dinyatakan reliabel. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dan berganda. </span></p> <p style="margin: 0cm; text-align: justify; line-height: 115%;"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%;">Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ketersediaan sumber belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai Fhitung = 27,949 > Ftabel = 3,11 dan kontribusi sebesar 26,3%. Minat belajar juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai Fhitung = 26,125 > Ftabel = 3,11 dan kontribusi sebesar 22,9%. Secara simultan, ketersediaan sumber belajar dan minat belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan nilai Fhitung = 64,784 > Ftabel = 3,11 dan koefisien determinasi sebesar 59,9%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa baik ketersediaan sumber belajar maupun minat belajar, secara parsial maupun simultan, memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS.</span></p>Tety ManurungSotarduga SihombingBinsar Tison Gultom
Copyright (c) 2025 BEAN CENDIKIA: Jurnal Ilmu Pendidikan
2026-01-142026-01-141024349Pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Sikap Toleransi Siswa di SD Negeri 104200 Karang Gading
https://journal.beaninstitute.id/index.php/beandikia/article/view/85
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) terhadap sikap toleransi siswa di SD Negeri 104200 Karang Gading. Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik, terutama dalam hal menumbuhkan sikap toleransi di tengah masyarakat yang majemuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V dan VI dengan jumlah total 54 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling karena jumlah siswa yang relatif kecil dan memungkinkan untuk dijadikan seluruhnya sebagai responden. Instrumen penelitian berupa angket yang disusun berdasarkan indikator sikap toleransi dan materi PKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara pembelajaran PKn dengan sikap toleransi siswa. Artinya, semakin baik pelaksanaan pembelajaran PKn, semakin tinggi pula tingkat sikap toleransi yang dimiliki oleh siswa. Pembelajaran PKn di SD Negeri 104200 Karang Gading tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga mengaitkan nilai-nilai kewarganegaraan dengan konteks kehidupan sehari-hari. Hal ini membantu siswa dalam memahami pentingnya menghargai perbedaan, menjunjung tinggi kebersamaan, serta hidup dalam semangat persatuan dan kesatuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan berperan signifikan dalam membentuk sikap toleransi siswa sejak dini di lingkungan sekolah dasar.</p>Firda MonicaRizki FauziahAida Hikma
Copyright (c) 2025 BEAN CENDIKIA: Jurnal Ilmu Pendidikan
2026-01-142026-01-141025055Pengaruh Lingkungan Sekolah dan Kemandirian Belajar Siswa terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Siantar
https://journal.beaninstitute.id/index.php/beandikia/article/view/97
<p>Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing. Namun, pencapaian hasil belajar yang optimal tidak hanya ditentukan oleh kemampuan intelektual siswa, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti lingkungan sekolah dan kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 1 Siantar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi berjumlah 262 siswa kelas VII dan sampel ditentukan sebanyak 67 siswa menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Lingkungan sekolah berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap hasil belajar; (2) Kemandirian belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa; dan (3) Secara simultan, lingkungan sekolah dan kemandirian belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa dengan kontribusi sebesar 64,3%. Artinya, faktor-faktor tersebut bersama-sama memiliki peranan penting dalam pencapaian hasil belajar, namun masih terdapat 35,7% pengaruh dari faktor lain yang tidak diteliti.</p>Indah Mayasari Sitio
Copyright (c) 2025 BEAN CENDIKIA: Jurnal Ilmu Pendidikan
2026-02-182026-02-181025660Efektivitas Model Pembelajaran Inkuiri dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII pada Materi Pelaku Ekonomi
https://journal.beaninstitute.id/index.php/beandikia/article/view/89
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII pada materi pelaku ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VII-3 sebagai kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran inkuiri dan kelas VII-4 sebagai kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes hasil belajar dengan pelaksanaan <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Rata-rata nilai <em>post-test</em> kelas eksperimen adalah 85,31, sedangkan kelas kontrol adalah 80,00. Peningkatan nilai dari <em>pre-test</em> ke <em>post-test</em> pada kelas eksperimen adalah 29,06, lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya 26,00. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi uji-t sebesar 0,006. Karena nilai signifikansi 0,006 < 0,05, maka Ha dapat diterima dan Ho ditolak. Model pembelajaran inkuiri terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pelaku ekonomi.</p>Indriani Enzilina Sinaga
Copyright (c) 2025 BEAN CENDIKIA: Jurnal Ilmu Pendidikan
2026-02-182026-02-181026168Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Berbasis Flipbook pada Mata Pelajaran IPS Kelas VII SMP Swasta Teladan
https://journal.beaninstitute.id/index.php/beandikia/article/view/92
<p>Perubahan kurikulum dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka dengan penggunaan strategi berorientasi pada minat,bakat dan potensi peserta didik. Perubahan kurikulum mengakibatkan penerapan pembelajaran di kalangan masih belum optimal. Berdasarkan permasalahan tersebut, dikembangkan bahan ajar berbasis E-Modul berbasis flipbook untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPS di kelas VII SMP Teladan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau <em>research and development (R&D)</em> menggunakan model pengembangan dari Lee & Owens (2004) yang terdiri dari <em>analysis, design, development, implementation, dan evaluation</em>. Data dalam penelitian ini terdiri dari data kualitatif berupa saran dan komentar validator, penilaian guru, dan pendapat peserta didik mengenai produk yang dikembangkan. Serta data kuantitatif diperoleh dari hasil angket validasi ahli materi, ahli media, penilaian guru dan angket respons peserta didik. Data penelitian diperoleh dari angket kebutuhan peserta didik, angket validasi oleh validator, penilaian guru, respons peserta didik. Kemudian, data dianalisis untuk mengetahui tingkat kelayakan produk. Hasil penelitian dan pengembangan meliputi bahan ajar berupa E-Modul berbasis <em>flipbook</em> pada mata Pelajaran IPS kelas VII dan hasil validasi produk dan ahli materi dengan persentase 80% kategori layak, validasi dari ahli media dengan persentase 86%kategori sangat layak, hasil penilaian guru dengan persentase 85% kategori sangat layak, dan hasil uji coba kelompok kecil dan kelompok besar dengan persentase 97,5% dan 87%kategori sangat layak Kesimpulan dari penelitian pengembangan ini adalah pengembangan bahan ajar E-Modul berbasis <em>flipbook</em> pada mata Pelajaran IPS Kelas VII SMP sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran.</p>Dwi Parsaulian Sitinjak
Copyright (c) 2025 BEAN CENDIKIA: Jurnal Ilmu Pendidikan
2026-02-182026-02-181026977Pengaruh Disiplin Siswa dan Lingkungan Sekolah terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII
https://journal.beaninstitute.id/index.php/beandikia/article/view/96
<p>Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan mengenai pengaruh disiplin siswa dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS UPTD SMP Negeri 1 Pematangsiantar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif denganpendekatan analisis data deskriptif kuantitattif. Poupasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas VIII UPTD SMP Negeri 1 Pematangsiantar. Sampel penelitian berjumlah 77 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah kuisioner (angket). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara disiplin siswa terhadap hasil belajar, hasil ini terlihat pada uji t dimana nilai t<sub>hitung</sub> dari disiplin siswa sebesar t<sub>hitung</sub> > t<sub>tabel</sub> (6,227 > 1.6654). Dengan demikian terdapat pengaruh Positif dan signifikan antara disiplin siswa terhadap hasil belajar siswa. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan sekolah terhadap hasil belajar, hasil ini terlihat pada uji t dimana nilai t<sub>hitung</sub> > t<sub>tabel</sub> (4.123 > 1.6654). Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa. 3) Disiplin siswa dan lingkungan sekolah secara bersama-sama mempengaruhi hasil belajar siswa, hasil ini dapat dilihat pada uji f dimana nilai F<sub>hirtung</sub> ( 60,195) > nilai F<sub>tabel </sub><sub> </sub> (2,38). Uji koefisien determinasi R <em>square </em>diketahui sebesar 0,619 yang berarti 61,9% variabel disiplin siswa pada mata pelajaran IPS UPTD SMP Negeri 1 Pematangsiantar. Sedangkan 38,1% merupakan pengaruh dari variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.</p>Jeges Ester Tessalonika Siboro
Copyright (c) 2025 BEAN CENDIKIA: Jurnal Ilmu Pendidikan
2026-02-182026-02-181027881Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Inside Outside Circle (IoC) untuk Meningkatkan Kemampuan Diskusi dan Pemahaman Siswa
https://journal.beaninstitute.id/index.php/beandikia/article/view/93
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) untuk meningkatkan kemampuan diskusi dan pemahaman siswa kelas VIII di SMP Negeri 12 Pematang Siantar pada materi keragaman aktivitas ekonomi masyarakat. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif. Populasi pada penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 12 Pematang Siantar dengan jumlah 268 siswa. Sampel dalam penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VIII-4 dan kelas VIII-5, dengan jumlah siswa sebanyak 60 dari jumlah keseluruhan siswa 268. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan bahwa hasil belajar untuk meningkatkan pemahaman siswa pada kelas eksperimen (VIII-4) diperoleh peningkatan hasil belajar sebesar 23,87 dengan nilai rata-rata pre-test = 62,66 dan hasil nilai rata-rata post-test = 86,53. Sedangkan pada kelas kontrol (VIII-5) diperoleh peningkatan hasil belajar sebesar 23,07 dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 56,66 dan nilai rata-rata post-test sebesar 79,73. Dengan begitu, hasil kuesioner untuk meningkatkan kemampuan diskusi siswa pada kelas eksperimen (VIII-4) mengalami peningkatan dari 81,06 di pre-test menjadi 91,07 di post-test, sedangkan pada kelas kontrol (VIII-5) mengalami peningkatan dari 73,33 di pre-test menjadi 84,33 di post-test. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII-4 melalui model pembelajaran <em>inside-outside Circle </em>(IOC) dan kelas VIII-5 melalui model pembelajaran konvensional. Hasil statistik inferensial dengan menggunakan SPSS versi 25 diperoleh taraf signifikansi 5% atau 0,05. Maka dari itu, jika sig < 0,05, hipotesis alternatif (Ha) diterima, tetapi jika sig > 0,05, Ho ditolak. Diperoleh sig 0,00 0,05 sehingga hipotesis terpenuhi (Ha diterima). Demikian pada kuesioner sig 0,00 0,05 maka hipotesis terpenuhi (Ha diterima).</p>Suryani Saragi
Copyright (c) 2025 BEAN CENDIKIA: Jurnal Ilmu Pendidikan
2026-02-192026-02-191028287Penerapan Model TGT (Team Games Tournament) pada Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
https://journal.beaninstitute.id/index.php/beandikia/article/view/90
<p>Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam pembelajaran IPS. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar pada materi globalisasi dalam buku IPS kelas IX menggunakan model pembelajaran TGT (<em>Team Games Tournament</em>) dan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilaksanakan di UPTD SMP Negeri 12 Pematangsiantar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX yang berjumlah 270 siswa. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas, yaitu IX-3 dan IX-5 yang berjumlah 60 siswa.Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang dilihat dari hasil belajar IPS pada kelas yang tidak menggunakan model pembelajaran <em>Team Games Tournament</em> yaitu 70,00. Sedangkan rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang dilihat dari hasil belajar IPS pada kelas yang menggunakan model pembelajaran <em>Team Games Tournament</em> yaitu 80,00. Artinya terdapat perbedaan signifikan antara peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang dilihat dari hasil belajar siswa kelas IX-5 melalui model pembelajaran <em>Team Games Tournament</em> (TGT) dengan kelas IX-3 melalui pembelajaran konvensional. Hasil statistik inferensial dengan menggunakan SPSS versi 25 diperoleh taraf signifikansi 5% atau = 0,05. Maka dari itu, jika sig < 0,05, hipotesis alternatif (Ha) diterima, tetapi jika sig > 0,05, Ho ditolak. Diperoleh sig 0,00 <0,05 sehingga hipotesis terpenuhi (Ha diterima).</p>Carisya Tarigan
Copyright (c) 2025 BEAN CENDIKIA: Jurnal Ilmu Pendidikan
2026-02-192026-02-191028892Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Script untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS di Kelas VII
https://journal.beaninstitute.id/index.php/beandikia/article/view/94
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran <em>Cooperative Script</em> terhadap peningkatan hasil belajar IPS siswa kelas VII di UPTD SMP Negeri 1 Pematangsiantar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh dominannya penggunaan metode konvensional berpusat pada guru (teacher centered), yang mengakibatkan siswa kurang aktif dan kurang percaya diri dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen, di mana kelas VII-10 sebagai kelas eksperimen menggunakan model <em>Cooperative Script</em>, dan kelas VII-11 sebagai kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Data diperoleh melalui instrumen tes hasil belajar, yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test siswa pada kelas eksperimen adalah 82, sementara pada kelas kontrol adalah 70. Uji hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran <em>Cooperative Script</em> terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa. Model ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk aktif berdiskusi, menyampaikan ide, dan memahami materi secara lebih mendalam melalui kerja sama dalam kelompok.</p>Juliarni Momos Purba
Copyright (c) 2025 BEAN CENDIKIA: Jurnal Ilmu Pendidikan
2026-02-192026-02-191029397