Transformasi Pengelolaan Keuangan Cabang melalui Peningkatan Sistem Pembukuan dan Pelaporan: Studi pada Raja Karpet Hertasning Makassar

Authors

  • Dwi Utami Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Akuntansi cabang, kantor pusat dan cabang, pelaporan keuangan, sistem pembukuan, transformasi keuangan

Abstract

Financial management in companies operating through a head office and branch structure requires integrated accounting and reporting systems to support transparency, accountability, and effective decision-making. However, many branch offices still rely on simple bookkeeping practices that limit the quality of financial information available for managerial purposes. This study aims to analyze branch financial management and identify opportunities for transformation through improvements in bookkeeping and reporting systems at Raja Karpet Hertasning Makassar. The research employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through interviews, observations, and documentation and analyzed using descriptive qualitative techniques. The findings reveal that the branch operates in accordance with the characteristics of a branch office under centralized control from the head office. Nevertheless, the bookkeeping system still relies on Microsoft Excel, comprehensive financial statements are not prepared at the branch level, and no inter-office account is implemented to record financial relationships between the head office and branch. These findings indicate the need for financial management transformation through the implementation of a more integrated accounting information system, the preparation of more comprehensive financial reports, and improved reporting transparency. The study implies that strengthening bookkeeping and reporting systems is essential to improve the quality of financial information and enhance control effectiveness in companies operating under a head office and branch structure.

Pengelolaan keuangan pada perusahaan yang memiliki sistem kantor pusat dan cabang memerlukan pembukuan dan pelaporan yang terintegrasi untuk mendukung transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengambilan keputusan. Namun, masih terdapat cabang usaha yang menerapkan sistem pembukuan sederhana sehingga informasi keuangan yang dihasilkan belum sepenuhnya mendukung kebutuhan manajemen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan keuangan cabang serta mengidentifikasi peluang transformasi melalui peningkatan sistem pembukuan dan pelaporan pada Raja Karpet Hertasning Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasional cabang telah berjalan sesuai karakteristik kantor cabang dengan pengendalian yang terpusat pada kantor pusat. Namun, sistem pembukuan masih menggunakan Microsoft Excel, pelaporan keuangan di tingkat cabang belum dilakukan secara lengkap, dan belum terdapat akun penghubung antara kantor pusat dan cabang. Temuan ini menunjukkan perlunya transformasi pengelolaan keuangan melalui penerapan sistem informasi akuntansi yang lebih terintegrasi, penyusunan laporan keuangan yang lebih komprehensif, serta peningkatan transparansi pelaporan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan sistem pembukuan dan pelaporan dalam meningkatkan kualitas informasi keuangan serta efektivitas pengendalian pada perusahaan yang menerapkan sistem kantor pusat dan cabang.

Downloads

Published

2026-06-09