Analisis Penerapan Audit Berbasis Risiko sebagai Upaya Pengendalian Risiko
Keywords:
Audit Berbasis Risiko, Audit Internal, Good Corporate Governance, Manajemen Risiko, Profil RisikoAbstract
Corporate activities continuously evolve alongside changes in the internal and external business environment, giving rise to risks that must be systematically managed. Risk-based audit (RBA) has become increasingly relevant for organizations operating in dynamic business environments, as it directs audit attention toward the areas of highest risk exposure. This study aims to examine the implementation of risk-based audit conducted by the Internal Audit Compartment of PT SAP, a company engaged in the petrochemical and fertilizer industry, including the risks identified, their sources, and the role of risk-based audit in controlling those risks. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through preliminary and field surveys comprising interviews, documentation review, and direct observation at the company's Internal Audit Compartment. The findings indicate that PT SAP has implemented Good Corporate Governance instruments and a structured risk management policy encompassing risk identification, measurement, mitigation, and monitoring, supported by a web-based Risk Management Information System (SIMRisk). However, the periodic review of risk impact-and-probability criteria and risk management socialization to key personnel remain suboptimal. The Internal Audit Unit (SPI) has applied risk-based audit by using the risk profile prepared by the Risk Management Department as the basis for compiling the Annual Audit Work Program. The study concludes that although risk-based audit has been implemented, its effectiveness still depends on strengthening the periodic review of risk criteria and cross-unit risk communication.
ABSTRAK
Aktivitas perusahaan senantiasa berkembang seiring perubahan lingkungan internal dan eksternal, sehingga memunculkan berbagai risiko yang harus dikelola secara sistematis. Audit berbasis risiko (Risk Based Audit/RBA) dinilai semakin relevan bagi organisasi yang beroperasi dalam lingkungan bisnis yang dinamis karena mengarahkan perhatian audit pada area dengan tingkat risiko tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan audit berbasis risiko yang dilaksanakan oleh Kompartemen Audit Internal PT SAP, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri petrokimia dan pupuk, meliputi risiko-risiko yang teridentifikasi, sumber penyebabnya, serta peran audit berbasis risiko dalam pengendalian risiko tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa survei pendahuluan dan survei lapangan yang mencakup wawancara, dokumentasi, dan observasi langsung pada Kompartemen Audit Internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT SAP telah memiliki perangkat Good Corporate Governance dan kebijakan manajemen risiko yang terstruktur, mencakup identifikasi, pengukuran, mitigasi, dan pemantauan risiko, yang didukung oleh Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIMRisk) berbasis web. Namun demikian, riviu berkala atas kriteria dampak dan peluang risiko serta sosialisasi manajemen risiko kepada key person masih belum optimal. Satuan Pengawasan Intern (SPI) telah menerapkan audit berbasis risiko dengan menggunakan profil risiko yang disusun oleh Departemen Manajemen Risiko sebagai dasar penyusunan Program Kerja Pemeriksaan Tahunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun audit berbasis risiko telah diterapkan, efektivitasnya masih bergantung pada penguatan riviu kriteria risiko dan komunikasi risiko lintas unit.







