Penerapan Model TGT (Team Games Tournament) pada Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
Keywords:
Kemampuan Berpikir Kritis, Model Pembelajaran, TGTAbstract
Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam pembelajaran IPS. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar pada materi globalisasi dalam buku IPS kelas IX menggunakan model pembelajaran TGT (Team Games Tournament) dan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilaksanakan di UPTD SMP Negeri 12 Pematangsiantar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX yang berjumlah 270 siswa. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas, yaitu IX-3 dan IX-5 yang berjumlah 60 siswa.Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang dilihat dari hasil belajar IPS pada kelas yang tidak menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament yaitu 70,00. Sedangkan rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang dilihat dari hasil belajar IPS pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament yaitu 80,00. Artinya terdapat perbedaan signifikan antara peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang dilihat dari hasil belajar siswa kelas IX-5 melalui model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dengan kelas IX-3 melalui pembelajaran konvensional. Hasil statistik inferensial dengan menggunakan SPSS versi 25 diperoleh taraf signifikansi 5% atau = 0,05. Maka dari itu, jika sig < 0,05, hipotesis alternatif (Ha) diterima, tetapi jika sig > 0,05, Ho ditolak. Diperoleh sig 0,00 <0,05 sehingga hipotesis terpenuhi (Ha diterima).


