Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Inside Outside Circle (IoC) untuk Meningkatkan Kemampuan Diskusi dan Pemahaman Siswa
Keywords:
IoC, Model Pembelajaran, Kemampuan Diskusi, Pemahaman SiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) untuk meningkatkan kemampuan diskusi dan pemahaman siswa kelas VIII di SMP Negeri 12 Pematang Siantar pada materi keragaman aktivitas ekonomi masyarakat. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif. Populasi pada penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 12 Pematang Siantar dengan jumlah 268 siswa. Sampel dalam penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VIII-4 dan kelas VIII-5, dengan jumlah siswa sebanyak 60 dari jumlah keseluruhan siswa 268. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan bahwa hasil belajar untuk meningkatkan pemahaman siswa pada kelas eksperimen (VIII-4) diperoleh peningkatan hasil belajar sebesar 23,87 dengan nilai rata-rata pre-test = 62,66 dan hasil nilai rata-rata post-test = 86,53. Sedangkan pada kelas kontrol (VIII-5) diperoleh peningkatan hasil belajar sebesar 23,07 dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 56,66 dan nilai rata-rata post-test sebesar 79,73. Dengan begitu, hasil kuesioner untuk meningkatkan kemampuan diskusi siswa pada kelas eksperimen (VIII-4) mengalami peningkatan dari 81,06 di pre-test menjadi 91,07 di post-test, sedangkan pada kelas kontrol (VIII-5) mengalami peningkatan dari 73,33 di pre-test menjadi 84,33 di post-test. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII-4 melalui model pembelajaran inside-outside Circle (IOC) dan kelas VIII-5 melalui model pembelajaran konvensional. Hasil statistik inferensial dengan menggunakan SPSS versi 25 diperoleh taraf signifikansi 5% atau 0,05. Maka dari itu, jika sig < 0,05, hipotesis alternatif (Ha) diterima, tetapi jika sig > 0,05, Ho ditolak. Diperoleh sig 0,00 0,05 sehingga hipotesis terpenuhi (Ha diterima). Demikian pada kuesioner sig 0,00 0,05 maka hipotesis terpenuhi (Ha diterima).


